Cara Menghilangkan Karang Gigi yang Sudah Mengeras Secara Alami dan Cepat

Cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras secara alami bisa menjadi alternatif untuk mengembalikan warna gigi tanpa harus mendapat bantuan dari dokter. Karang gigi seringkali membuat seseorang kurang percaya diri ketika mengobrol dengan lawan jenis. Apalagi bila benda berwarna kuning tersebut menempel di gigi bagian depan yang mudah terlihat dari jarak dekat. Jika tidak segera dibersihkan bisa menumpuk dan mengakibatkan gigi keropos.

Cara Membersihkan Kerak Gigi Secara Alami

Kerak gigi atau karang gigi adalah noda berwarna coklat kekuningan yang menempel pada permukaan gigi, antara garis dan gusi. Karang gigi disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari air liur yang mengeras hingga bakteri dan plak yang berkerak. Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi makanan yang manis juga berkontribusi dalam pembentukan karang gigi. Bila tidak segera ditangani, karang gigi bisa mengakibatkan bermacam-macam masalah pada rongga mulut.

Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya dengan cara menghilangkan kerak gigi secara alami. Tentu bahan yang digunakan sangat aman dan tidak menimbulkan efek samping. Selengkapnya, silahkan baca ulasan di bawah ini:

Jambu Biji

Berdasarkan penelitian, jambu biji bisa digunakan sebagai penghilang plak dan karang gigi. Journal of Applied Microbiology memaparkan sebuah studi yang dilakukan di India, bahwa jambu biji sangat berpotensi menjadi obat periodental, yaitu penyakit yang berhubungan dengan gusi dan ampuh dalam membasmi bakteri pemicu terbentuknya plak gigi atau Streptococcus mutans. Selain itu, jambu biji memiliki efek anti inflamasi, sehingga bisa mengatasi peradangan dan rasa nyeri.

Untuk menghilangkan karang gigi sendiri, kunyah buah jambu biji yang telah dikupas, dipotong-potong dan ditaburi sedikit garam. Pastikan Anda mengunyahnya di bagian gigi yang berkerak. Supaya hasilnya lebih cepat terlihat, lakukan sebanyak 1-2 kali sehari.

Cengkeh

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Indian Society of Periodontology mengungkapkan bahwa cengkeh sangat berkhasiat untuk mengatasi sakit gigi dan menghilangkan plak atau karang gigi. Sebab, cengkeh mengandung senyawa yang bersifat antiplak dan antigingvitis (radang gusi). Cukup haluskan cengkeh dan ambil bubuknya sebanyak satu sendok teh. Tuang ke dalam mangkuk, kemudian beri lima tetes minyak zaitun. Pasta cengkeh ini bisa digunakan untuk menggosok gigi.

Lidah Buaya

Lendir lidah buaya telah lama menarik perhatian para ilmuwan karena mereka menemukan kandungan yang bersifat antibakteri dan antimikroba di dalamnya. Sehingga, tak heran bila lendir lidah buaya sering dijadikan obat radang gusi maupun untuk menghilangkan karang gigi. Penggunaannya sangat mudah, Anda hanya perlu mengoleskan lendir tanaman tersebut pada gigi dengan tangan atau sikat gigi. Biarkan selama 10-15 menit, lalu kumur dengan air bersih. Cara merontokkan karang gigi ini diterapkan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.

Ingat, bahwa cara mengatasi karang gigi di atas tidak secepat ketika mendapat penanganan dari dokter. Hasilnya bisa dilihat setelah Anda rutin menerapkan cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras secara alami.

Advertisements

4 Cara Diet Sehat dan Alami Terbaru yang Sudah Terbukti Khasiatnya

Ada banyak sekali cara diet sehat dan alami yang bisa anda gunakan untuk menurukan berat badan. Namun demikian, tidak semua cara tersebut sudah benar-benar terbukti khasiatnya.

Selain khasiatnya, ada beberapa cara diet sehat dan alami yang juga tidak cocok dilakukan oleh orang-orang dengan kondisi tertentu, seperti misalnya menderita penyakit maag.

Untuk anda yang sedang ingin menurunkan berat badan dan mencari cara diet sehat dan alami yang paling aman dan juga terbukti khasiatnya, anda bisa mencoba 4 cara berikut ini:

1.     Cara diet sehat dan alami paleo

Diet paleo adalah salah satu cara diet sehat dan alami yang sudah dicoba oleh banyak orang. Jika dilakukan dengan disiplin dan sesuai dengan aturannya, diet paleo ini benar-benar efektif menurunkan berat badan.

Selain menurunkan berat badan yang berlebihan, diet paleo juga sangat baik digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam penyakit mematikan.

Inti dari cara diet sehat dan alami paleo ini adalah memakan makanan yang benar-benar alami seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan juga ikan. Anda tetap boleh mengkonsumsi daging, namun pastikan daging yang anda konsumsi adalah jenis daging yang tidak mengandung lemak.

2.     Cara diet sehat dan alami 5:2

Berbeda dengan diet paleo, cara diet sehat dan alami 5:2 ini memang masih belum begitu populer. Namun sebenarnya, diet 5:2 ini juga sudah terbukti aman dan juga berkhasiat dalam menurunkan berat badan berlebih.

Inti dari diet sehat dan alami 5:2 ini adalah 5 hari makan dan 2 hari puasa dalam waktu 1 minggu. Anda boleh mengkonsumsi makanan apa saja. Namun jika anda mau memilih makanan yang lebih alami, hasil diet anda akan lebih cepat terasa.

Cara diet sehat dan alami 5:2 ini tidak hanya bisa membantu menurunkan berat badan berlebihan saja, jika dilakukan dengan disiplin, diet ini juga dapat menangkal berbagai macam penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, penyakit diabetes, dan juga penyakit Alzheimer.

3.     Cara diet sehat dan alami dukan

Cara diet sehat dan alami dukan ini paling tepat dilakukan oleh anda yang tidak hanya ingin menurunkan berat badan, namun juga sekaligus meningkatkan massa otot.

Inti dari diet dukan ini adalah memilih jenis makanan yang rendah karbohidrat, rendah lemak, namun tinggi kandungan protein. Ketika tubuh kekurangan karbohidrat, maka secara otomatis tubuh akan mengolah protein menjadi energi.

Diet dukan ini paling tepat jika dikombinasikan dengan latihan-latihan fisik yang teratur. Jika dikombinasikan dengan latihan fisik yang teratur, maka anda tidak hanya akan merasakan penurunan berat badan saja, namun juga perubahan bentuk tubuh yang lebih baik.

4.     Cara diet sehat dan alami mayo

Diet mayo adalah program diet yang sudah menjalani proses riset selama bertahun-tahun. Program diet ini sudah diakui khasiat dan juga keamanannya.

Inti dari diet mayo ini adalah mengurangi berbagai macam kebiasan-kebiasaan tidak sehat dan menggantinya dengan kebiasaan sehat.

Anda diwajibkan lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan ketika ingin menurunkan berat badan menggunakan diet mayo ini.

Selain rajin mengkonsumsi sayur dan buah, anda juga diwajibkan untuk melakukan aktivitas fisik yang jauh lebih disiplin lagi.

Jika anda bisa melakukan diet mayo secara disiplin, anda tidak hanya mampu menurunkan berat badan, namun juga terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya.

Bagaimana? Sudahkah anda menentukan mana program diet sehat dan alami yang akan anda gunakan dari 4 cara diet sehat dan alami tersebut?

Bahaya Penyakit Diabetes Bagi Ibu Hamil

Penyakit diabetes pada ibu hamil atau Diabetes Gestational ialah salah satu bentuk diabetes yang munculpertama kalinya ketika seorang wanita hamil. Penyakit ini timbul karena ada nya perubahan pola tubuh dalam merespon hormon insulin selama masa kehamilan. Bagi ibu hamil yang di diagnosa terkena diabetes Gestasional ini, di perkirakan akan terkena diabetes tipe 2 di masa yang akan datang.Diperlukan bagi wanita yang sedang hamil untuk selalu memperhatikan jumlah asupan nutrisi pada makanan nya. Diabetes ini baru terdeteksi ketika usia kehamilan menginjak 28 Minggu.

Penyakit diabetes Gestasional ini terjadi semata mata bukan hanya karena faktor genetik, tapi memang dalam proses kehamilannya terjadi peningkatan hormon – hormon di dalam tubuh seperti esterogen, progesteron maupun laktogen plasenta.Akibat terjadinya peningkatan hormon tersebut membuat insulin tidak mampu bekerja dengan maksimal, yang membuat kadar gula darah semakin tinggi. Kadar gula darah yang tinggi ini akan diserap oleh janin dan di simpan menjadi lemak di tubuh janin, sehingga janin akan tumbuh lebih besar dari rata – rata janin yang normal.

Siapa saja yang bisa terkena penyakit diabetes Gestasional ini? Berikut ini faktor – faktor yang dapat mengindentifikasi seorang wanita menderita penyakit ini.

  • Faktor Usia lebih dari 25 tahun
  • Faktor genetik atau riwayat kesehatan keluarga ada yang pernah terkena diabetes
  • Mengalami obesitas sebelum hamil
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Pernah mengalami keguguran sebelumnya tanpa alasan yang jelas

Setelah mengetahui faktor faktor penderita diabetes gestational, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara mendalam untuk mengetahui apakah Anda menderita penyakit diabetes gestational atau tidak.

Bahaya diabetes bagi ibu hamil bukanlah hal yang dapat dianggap sepele.Karena penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang bisa membahayakan sang ibudan bayinya. Beberapa risiko dari komplikasi yang mungkin timbul pada ibu hamil yaitu hipertensi kehamilan (pre-eklamsia), pembengkakan (edema),kebanyakan cairan ketuban, ukuran bayi yang diatas normal maupun persalinan yang prematur.

Bahaya Diabetes bagi bayi

Bahaya diabetes bagi ibu hamil dapat berdampak langsung bagi bayi yang di lahirkan, antara lain :

  1. Membuat proses persalinan sulit sehingga harus di lakukan Cesar, karena ukuran dan berat badan bayi lebih besar dari bayi normal.
  2. Bayi dapat terkena guladarah rendah (hipoglikemia) setelah lahir karena tingkat insulin pada tubuh bayi yang tinggi
  3. Dapat menyebabkan masalah pernapasan
  4. Risiko terkena diabetes tipe 2 saat sang bayi dewasa cukup besar

Bahaya Diabetes Bagi Ibu hamil

Bagi ibu hamil yang menderita diabetes, dampaknya dapat dirasakan secara langsung selama dalam proses kehamilan sampai melahirkan, antara lain :

  • Hipertensi kehamilan atau tekanan darah tinggi
  • Mudah merasa haus walaupun sering minum dan bisa mengakibatkan dehidrasi
  • Selalu ingin buang air kecil
  • Proses persalinan yang sulit sehingga perlu di lakukan Caesar
  • Sering terasa gatal di kulit maupun di kemaluan
  • Badan gampang lelah,sering kesemutan dan pandangan kabur

Pada penyakit diabetes gestational ini memang tidak dapat di deteksi secara umum, tapi memerlukan pemeriksaan secara khusus. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan screening ketika usia kehamilan menginjak 28 Minggu.